Rabu, 21 Juli 2010

Satu Jam Di Malam Hari di Taman Jam Gadang


Takjub dan mempesona mata keindahan seputar taman jam gadang, tak bosan tangan - tangan pencet kamera untuk mengabadikan. Seperti telah di perhitungan saat itu Lampu - lampu taman yang menarik dan llumayan untuk membantu pencahayaan pemotretan.

Semua penjuru mata aingin kulepas mata, tampak berjejer Kuda Bendi yang siap menghantar pengunjung berkeliling kota. Taxi kota yang juga tak ketinggalan.

Seterusnya,..Didalam taman tampak beberapa orang anak yang lari kian kemari sambil memainkan mainan lampu - lampu kecil yang diterbangkana ke udara, . Sedangkan pra remaja dan yang lainnya asyik bercengkrama sambil mencicipi snak ringan seperti kacang rebus, pensi dan kwaci yang dijual para pedagang disana. sungguh keindahan yang luar biasa.

Namun aku terpaksa meninggalkan suasana tersebut satu jam kemudian, karena perut terasa lapar, Selamat tinggal jam gadang sebentar aku akan kemabali.


| didi s. ardi | jan 2010 |

Merenung di Pergantian Tahun


Lain dari tahun - tahun biasa, selalu terseret dalam gemerlap kembang api dan hiruk pikuk trompet. Tergabung dalam panggung kemeiahan Old & New....

Namun tahun ini aku lewati dengan menyendiri, kadang melamun, kadang menghayal dan terakhir MERENUNG.....YAH MERENUNGI PERJALANAN HINGGA DI PENGHUJUNG TAHUN ...

Perlahan aku kembali membuka lembar demi lembar, bab demi bab perjalanan yang telah kulewati dari E-book memeoryku. Banyak sudah yang terlewati dengan derita, banyak sudah usaha yang tanpa menggairahkan, banyak sudah cercaan dan makian yang telah dirasa, banyak sudah kegagalan yang juga tak kunjung mereda, Banyak sudah kesedihan dan musibah namun banyak juga kegembiraan, keberhasilan yang tak terduga....SMUA BERCAMPUR ADUK DALAM renunganku. Ada apa ini?? kenapa dengaku?? kenapa dengan negriku???

Dengan Sepuluh jari malam inii, ku bersujud dan mohon redha kehadapan illlahi....hanya satu pinta dan harapanku, Bahagiakanlah Kami umatmu, berkahilah dan jauhkanlah kami, keluarga kami dan negeri kami dari mala petaka, Kuatkanlah iman kepadamu, hindarilah kami untuk mengsekutukan Engkau ya Rabbi...AMIIN YAARABB...

"HADIRMU .T.e.d.u.h.k.a.n. Hatiku ((TENTANG LEMBAH ANAI ))


Kegamangan di dalam kesendirianku
Tak bosan turut merangkul mimpi yang belum selesai
Tak ku sengaja, Jauh sungguh anganku menerawang
Hingga melintasi benua dan langit biruku yang damai

Sejenak...
Langkahku terhenti di tepian tebing dan rindangnya pohon hutanku
Yah,..Hadirmu kembali merayuku
Terima kasih, kamu masih tak jemu memberi kesejukan
Walau dengan percikan bias air di lembah Anaiku

Tahukah engkau Lembahku,..
Engkau telah mempupuskan gundah dan kelanaku,
Lenyap...,
Damai

LEMBAH ANAIKU NAN ELOK.....
Teduhmu telah Membangkitkanku.


| didi-mytraveling| Friday,06/05/2010 ||

Labels