Jumat, 28 Januari 2011

~~✿Sedikit coretan untuk saudari-ku✿~~


Assalamu'alaikum.....
Bismillahirrohmanirrohim.......
Sedikit coretan untuk saudari
s'mOga bermanfaat.........

Wahai wanita cantik,
Engkau yang diciptakan dengan sangat sempurna oleh Rabbmu..
Indah dengan segala kelebihanmu yang ada...

Wahai wanita cantik,
Sering kali aku melihatmu berjalan dengan baju yang sangat sederhana,
Bahan yang sederhana, dan ukuran yang sangat sangat sederhana,
Hingga bagian auratmu yang harusnya tak tampak menjadi tampak..

Wahai wanita cantik,
Cukup sering aku melihat engkau jalan di depan para lelaki denga pakaian sexy-mu,
Dan para lelaki itu menatapmu dengan sangat lekat dari ujung kakimu sampai ujung rambutmu,
Mengikuti langkahmu hingga hilang dari pandangan mereka, pandangan yg menjijikkan...

Wahai wanita cantik,
Suaramu sungguh merdu,
Mendayu-dayu layaknya putri duyung yang sedang bernyanyi,
Bening sebening sumber mata air yang mengalir...

Wahai wanita cantik...
Ketahuilah... engkau begitu berharga... terlalu berharga...
Engkau bagai intan berlian yang terpajang pada sebuah kotak kaca indah berkunci dan terbungkus rapi..

Engkau bukan emas campuran murahan yang terpajang di etalase depan toko dan dengan seenaknya sang pembeli dapat merabamu, memegang tubuhmu dan memakaimu hanya untuk mencoba, lalu sang pembeli pergi, tak jadi membelimu dan mengembalikanmu di tempat yang sama!! Bukan, engakau bukan itu wahai wanita cantik!!

Engkau intan berlian yang terpajang dalam kotak kaca indah berkunci dan terbungkus rapi.. orang yang menginginkanmu tidak berhak merabamu, memegangmu tubuhmu bahkan mencoba memakainya! Tidak, mereka terlalu kotor untuk itu... mereka harus terlebih dahulu membelimu dengan harga yang sangat mahal, setelah itu mereka akan dapat memilikimu sepenuhnya..Engkau yang utuh, yang belum pernah di ‘coba’ orang lain sebelumnya...

Wahai wanita cantik...
Engkau sungguh indah... Bagai bunga mawar yang ketika orang ingin mengambilnya,
terlebih dahulu mereka harus merasakan duri pertahanan diri yang kau punya,

Bagai bunga edelweis yang ketika menginginkanmu,
terlebih dahulu mereka harus mendaki gunung ke arah ketinggian,
menantang keberanian dan cuaca yang tak bersahabat,

Engkau bukan bunga bangkai, yang terlihat begitu indah dari kejauhan dengan warna yang menyala yang membuat para serangga tertarik dengan warna indahmu, namun ketika didekati, kau busuk.. ahh...baumu saja sudah membuat orang mual, apalagi memilikimu, merekapun enggan....

Wahai wanita cantik...
Jagalah amanah keindahan yang ada pada dirimu..
Berjalan saja kau terlihat menawan, belum lagi pembawaanmu yang sangat anggun,
apalagi jika kau bersuara merayu, dan menampakkan apa yang tak seharusnya tampak.. Ahh..jagalah itu semua saudariku,

Tutuplah auratmu...agar tak ada yang berkeinginan lain terhadapmu...lelaki jalanan itu tak pantas menikmati tubuhmu dengan memandangimu dengan pandangan menjijikkan itu! mereka terlalu kotor untukmu!

Jagalah kehormatanmu saudariku... lelaki manapun yang belum halal bagimu tak pantas menyentuh tubuh dan kehormatanmu, pun atas nama cinta... sungguh, cinta dan nafsu itu berbeda..

Apakah kau khawatir tidak ada yang menyayangimu dan menjagamu atas nama cinta?

Apakah kau takut tidak akan ada yang menggombal dan merayumu atas nama cinta?

Wahai saudariku, bukan lelaki yang menginginkan tubuhmu yang sesungguhnya mencintaimu..
Lihatlah.. aku disini... aku sangat sedih melihat keadaanmu sekarang...
aku sedih melihat para lelaki itu menzalimimu.. diri ini serasa tercabi-cabik...

Lihatlah di sekitarmu... tak hanya aku yang menginginkan ini semua yang terbaik untukmu..lihatlah saudara-saudara semuslim mu...

Lihatlah kami.. sungguh engkau membuat air mata kami mengalir dan mencopot kantuk dari mata-mata kami...

kami disini sedang memikirkan dan berbuat sesuatu untukmu.. agar tak pernah lagi engkau dizalimi siapapun...

Lihatlah kedua orang tuamu... hh,,apakah mereka menginginkanmu menjadi seperti ini?

Sungguh engkau bakai mutiara bagi keluargamu... mutiara yang mereka jaga sejak kecilmu sampai engkau beranjak dewasa... apakah dengan ini engkau membalasnya?

Jika kau masih kurang dengan ini, maka lihatlah Allah Tuhanmu, Yang Menciptakanmu,

Yang tiada henti-hentinya memberi nikmat padamu padahal tak jarang kau lupa denganNya...

Ia masih memberimu nikmat udara, nikmat hidup, nikmat fisik dari tubuhmu yang indah itu..

Bayangkan, jika Ia tidak menyangimu, knapa Ia tak cabut saja nikmat wajahmu yang cantik dan tubuhmu yang indah?? Tapi tidak... meskipun engkau sering kali melupakanNya, nimkatNya tetap terus mengalir...

Wahai saudariku...
Biarlah hanya satu lelaki paling beruntung yang dapat menikmati dirimu seutuhnya, yakni suamimu kelak...
ketika ikatan antara kalian halal dan berbuah ridhoNya...ketika suara mendayumu bukan lagi dosa tapi pahala...
hanya dia yang pantas, saudariku...

Wahai saudariku,
Sungguh tidak ada alasan lain yang membuat aku melakukan ini selain cintaku yang begitu tinggi kepadamu...

Cintaku yang membuncah yang membuat aku memikirkanmu hingga kata-kata ini kugoreskan...

Cintaku yang menangis ketika melihat keadaanmu yang terzalimi oleh mode dan perbudakan hawa nafsu...

Cintaku yang akan tersenyum jika engkau berniat kembali ke jalanNya...

Mari berjalan bersamaku, saudariku... temani aku dalam perjalanan indah yang tak singkat ini, menuju kepadaNya...

Wallahu'alam.......~

Wassalam......

Minggu, 23 Januari 2011

..♥ketika .a.k.h.w.a.t. jatuh cinta♥..


Akhwat Jatuh Cinta??

Tak ada yang aneh, mereka juga adalah manusia…

Bukankah cinta adalah fitrah manusia???

Tak pantaskah akhwat jatuh cinta???

Mereka juga punya hati dan rasa…

Tapi tahukah kalian betapa berbedanya mereka saat cinta seorang lelaki menyapa hatinya???

Tak ada senyum bahagia, tak ada rona malu di wajah, tak ada buncah suka di dada…

Namun sebaliknya…

Ketika Akhwat Jatuh Cinta…

Yang mereka rasakan adalah penyesalan yang amat sangat, atas sebuah hijab yang tersingkap…

Ketika lelaki yang tak halal baginya, bergelayut dalam alam fikirannya, yang mereka rasakan adalah ketakutan yang begitu besar akan cinta yang tak suci lagi…

Ketika rasa rindu mulai merekah di hatinya, yang mereka rasakan adalah kesedihan yang tak terperih akan sbuah asa yang tak semestinya…

Tak ada senyum bahagia, tak ada rona malu…

Yang ada adalah malam-malam yang dipenuhi air mata penyesalan atas cinta-Nya yang ternodai…

Yang ada adalah kegelisahan, karena rasa yang salah arah…

Yang ada adalah penderitaan akan hati yang mulai sakit…

Ketika Akhwat Jatuh Cinta…

Bukan harapan untuk bertemu yang mereka nantikan, tapi yang ada adalah rasa ingin menghindar dan menjauh dari orang tersebut…

Tak ada kata-kata cinta dan rayuan…

Yang ada adalah kekhawatiran yang amat sangat, akan hati yang mulai merindukan lelaki yang belum halal atau bahkan tak akan pernah halal baginya…

Ketika mereka jatuh cinta, maka perhatikanlah, kegelisahan di hatinya yang tak mampu lagi memberikan ketenangan di wajahnya yang dulu teduh…

Mereka akan terus berusaha mematikan rasa itu bagaimanapun caranya…

Bahkan kendati dia harus menghilang, maka itu pun akan mereka lakukan…

Alangka kasihannya jika akhwat jatuh cinta…

Karena yang ada adalah penderitaan…

Tapi ukhti…

Bersabarlah…

Jadikan ini ujian dari Rabbmu…

Matikan rasa itu secepatnya…

Pasang tembok pembatas antara kau dan dia…

Pasang duri dalam hatimu, agar rasa itu tak tumbuh bersemai…

Cuci dengan air mata penyesalan akan hijab yang sempat tersingkap…

Putar balik kemudi hatimu, agar rasa itu tetap terarah hanya padaNya…

Pupuskan rasa rindu padanya dan kembalikan dalam hatimu rasa rindu akan cinta Rabbmu…

Ukhti… Jangan khawatir kau akan kehilangan cintanya…

Karena bila memang kalian ditakdirkan bersama, maka tak akan ada yang dapat mencegah kalian bersatu…

Tapi ketahuilah, bagaimana pun usaha kalian untuk bersatu, jika Allah tak menghendakinya, maka tak akan pernah kalian bersatu…

Ukhti… Bersabarlah… Biarkan Allah yang mengaturnya…

Maka yakinlah… Semuanya akan baik-baik saja…

Semua Akan Indah Pada Waktunya…

Selasa, 11 Januari 2011

..♥Menangislah Wahai Jiwa - jiwa yang Tenang♥...


Seringkali hati ini tersentuh, terasa diri sangat lemah. Ya, hakikatnya aku memang sangat lemah, hamba ILAHI yang tersangat lemah. Acap kali merasa diri jauh dari rahmatNYA. Hakikatnya, rahmat ALLAH itu sangat dekat denganku, tapi akulah yang selalu menjauh. Menjauhkan diri dari rahmatNYA..

Menangislah, wahai hati yang berdosa, menangislah wahai insan yang lemah . . tangisi lah semua dosa-dosamu yang lalu, yang kian hari menghimpit diri, setiap masa rasa terbeban dan setiap detik rasa terdera. Menangislah, wahai jiwa-jiwa yang tenang. Tangisilah segala kekhilafan dirimu. Menagislah..

Acap kali merasa diri ini lemah, sering ditindas, sering dilukai juga sering dipermudahkan. Menagislah wahai hati, carilah di mana khilafmu. Carilah segala dosa yang menghimpitmu. Carilah ketenangan dirimu. Menagislah wahai hati, tangisilah masa lalumu yang sangat khilaf..

ya ILAHI, ampunilah hambaMU ini,berikanlah daku kekuatan dalam mengharungi mehnaMU, ku pohon rahmat dan keampunan dariMU..rahmatilah segala hidupku, penghapus dosaku.. amiin Ya Rabb.

Labels